Flash Kamera

Seperti yang sudah diketahui, pencahayaan merupakan elemen penting dalam dunia fotografi. Tanpa cahaya, foto yang dihasilkan hanya berwarna hitam saja. Tanpa cahaya yang memadai, hasil foto pun berpotensi noise dan tidak sempurna. Padahal, tidak selamanya fotografer dapat mengandalkan cahaya matahari saja, terutama saat cuaca mendung atau sudah memasuki malam hari. Untuk itulah, kehadiran lampu flash kamera atau yang biasa disebut juga dengan lampu blitz atau lampu kilat kadang tetap dibutuhkan.

Pengguna kamera DSLR biasanya tidak akan berpuas diri dengan built in bawaan kameranya. Terutama apabila menginginkan foto dengan cahaya yang lembut dan tidak kaku. Mereka akan mencari flash kamera tambahan atau eksternal jika menginginkan hasil foto yang lebih luwes dan mungkin lebih berdimensi.

Ada beberapa jenis flash kamera eksternal yang sering diburu orang-orang yang mendalami fotografi, yaitu Dedicated alias lampu kilat khusus, Ringlight, dan Hammer. Ketiga jenis ini memiliki spesifikasi dan kemampuan yang berbeda-beda serta dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing.

Dedicated Flash

Jenis yang menempati urutan pertama sebagai flash kamera yang disukai fotografer adalah  Dedicated. Pasalnya, jenis ini yang biasanya dipasang pada hot shoe (selot di bagian atas bodi kamera) ini amat fleksibel. Sistem kerjanya yang mendasarkan diri pada focal length lensa, ISO, bukaan aperture, dan kecepatan shutter, membuat cahaya yang dihasilkan dapat terpantul sempurna. Dengan jenis ini, tak ada lagi efek red eye yang sering ditakutkan fotografer. Untuk mendapatkan flash kamera yang dapat dilepas dan diatur posisinya ini, siapkan saja budget antara Rp500 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung fitur masing-masing.

Ringlight Flash

Ringlight merupakan salah satu jenis terbaik yang wajib dimiliki. Nah, kalau Dedicated terpasang pada hot shoe, maka Ringlight biasanya dipasang pada lensa bagian luar—meski ada pula yang terpasang pada hot shoe kamera. Jangan salah, jenis yang satu ini mampu menghasilkan cahaya menyebar dan mampu menampilkan detail terkecil sehingga sangat cocok untuk fotografi makro. Jenis ini juga tergolong sebagai yang murah sebab dijual mulai dari harga Rp300 ribuan saja!

Hammerhead Flash

Terakhir, Hammerhead. Kalau kebetulan memutuhkan yang memberikan pencahayaan dengan sudut yang fleksibel, sebaiknya carilah jenis yang ini. Tidak seperti jenis yang lain, Hammerhead tidak terpasang pada hot shoe, melainkan pada sekrup untuk tripod pada bagian bawah kamera. Bentuknya seperti palu dan memiliki pegangan tangan yang nyaman. Outputnya pun bagus dan berintensitas tinggi. Karena itulah, jenis ini sangat sering digunakan untuk wedding fotografi dan keperluan liputan/konferensi pers.

Yang berencana membeli flash untuk kelengkapan kameranya, wajib hukumnya membaca review produk dari masing-masing brand. Dengan demikian, dapat diketahui mana jenis yang sesuai dengan kebutuhan serta sesuai dengan budget, tentunya. Tak perlu pusing-pusing, tinggal buka saja Beli.com. Karena cuma di Beli.com, kamu bisa mendapatkan review produk terlengkap, ter-update, dan terakurat!