Converter dan Adapter Kamera

Memodifikasi lensa merupakan hal yang menyenangkan bagi seseorang yang mencintai dunia fotografi. Entah itu membeli lensa tele atau filter untuk lensa. Beberapa alat yang paling sering digunakan untuk memodifikasi lensa adalah converter dan adapter kamera. Bagi yang belum mengetahui fungsi kedua alat tersebut, simak penjelasannya di sini.

Adapter

Jika Anda ingin mencoba memakai lensa dari merk lain ke bodi kamera atau ingin memasang koleksi lensa-lensa antik Anda pada DSLR modern yang sedang dipakai, maka lens adapter bisa menjadi solusi untuk menyatukannya. Terlebih, jika lensa yang akan Anda pakai harganya jauh lebih murah daripada lensa dari merk yang sama dengan bodi kamera milik Anda.

Adapter kamera ini berbentuk ring yang ujungnya dirancang untuk menerima merk dan jenis lensa tertentu, sementara ujung yang lainnya dirancang sesuai dengan bodi kamera. Biasanya setelah dipasangi adapter, fitur auto fokus dan auto aperture tidak akan bekerja. Ini adalah kelemahan terbesar dari alat ‘penyambung’ ini. Jadi, lensa hanya dapat bergerak dengan fokus manual. Meski begitu, beberapa adapter telah dilengkapi dengan chip fokus sehingga kamera bisa memberikan tanda saat objek telah fokus, biasanya ditandai dengan suara “bip” atau icon yang muncul di viewfinder.

Hingga saat ini banyak sekali ditawarkan berbagai macam lens adapter di pasaran. Harganya pun bervariasi, tergantung spesifikasinya. Beberapa produsen adapter yang sudah punya reputasi di antaranya  Adaptimax, Bower, CameraQuest, Fotodiox, Novoflex, Vello, dan sebagainya.

Converter

Berbeda dengan adapter kamera, converter merupakan lensa tambahan yang dapat menambah fungsi dari lensa yang dimiliki kamera Anda, terutama menambah untuk jangkauan focal length-nya. Converter bisa mengubah lensa bawaan menjadi lensa khusus, misalnya tele, macro, dan sebagainya. Jadi, misalnya sebuah lensa kamera dengan zoom 3x dipasangi tele-converter 2x, maka kemampuan zoom lensa ini akhirnya bisa menjadi 6x. Hal ini tentu sangat berguna bagi fotografer yang menjadikan hewan liar ataupun landscape yang cukup jauh sebagai objek fotonya.

Tentu saja dibandingkan dengan membeli lensa macro DSLR yang harganya berjuta-juta rupiah, membeli sebuah converter dapat menghemat anggaran, karena harganya hanya berada di kisaran ratusan ribu rupiah. Pada sebuah lensa converter biasanya juga sudah tercantum informasi tentang kamera dan jenis lensa apa yang kompatibel, tinggal disesuaikan saja dengan kamera yang dimiliki. Perlu diketahui, beberapa converter juga memerlukan adapter yang untuk mencocokkan lensa ke beberapa tipe kamera tertentu.

Nah, sebelum membeli kedua jenis lensa tambahan converter & adapter tersebut, tidak ada salahnya untuk membaca reviewnya di Beli.com, sekadar untuk membandingkan spesifikasi dan harganya. Dengan demikian, Anda jadi mengetahui merek apa saja yang sesuai denga kamera yang dimiliki. Tidak hanya kamera dengan segala aksesorinya saja yang di-review, review produk lain pun bisa dtemukan di sini. Beli.com merupakan situs penyedia review terlengkap, ter-update, dan terakurat di Indonesia!