OnePlus

Oneplus terbilang baru di ranah teknologi namun berbeda dengan pendirinya yang sudah cukup lama malang-melintang di bidang tersebut. Kemunculannya di pasar dunia beberapa waktu lalu cukup menghentak pasar dan beberapa pesaingnya. Harga murah namun dengan kualitas yang tidak murahan menjadi keunggulan smartphone OPO ini. Pendiri perusahaan ini sebelumnya adalah Vice President perusahaan produsen ponsel pintar, Oppo. Jadi bisa dibayangkan bagaimana nantinya perusahaan Oneplus ini akan melakukan ekspansi di ranah teknologi!

Perusahaan smartphone ini telah merilis beberapa produk, di antaranya One Plus One yang merupakan produk pertama mereka dirilis di tahun 2014. Spesifikasi smartphone OPO cukup menggemparkan pasar ponsel pintar pada waktu itu, apalagi banderol harga yang diberikan cukup murah. Kemudian, One Plus 2 dirilis di tahun 2015 beserta Oneplus X, Oneplus 3 pada tahun 2016 dan dirilis pula One Plus Powerbank. Tak hanya sampai itu, perusahaan tersebut juga merilis sistem operasi Android yang dikustomisasi dan diberi nama OxygenOS.

Kantor nya pun didirikan di Indonesia dan merekrut pegawai dari Indonesia. Hal tersebut menjadi bukti keseriusan perusahaan ini ingin mencokol pasar Asia Tenggara. Namun, berhembus kabar beberapa waktu lalu bahwa One Plus akan ‘angkat kaki’ dari Indonesia dan berhenti melakukan penjualan di Indonesia. Meski demikian, pihak Oneplus Indonesia masih melayani after-sales untuk HP One Plus yang sudah sempat dibeli oleh para pelanggan.